(Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi Serie-2


Seolah mengulangi isi tulisan, saya menulis tentang (Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi Serie-2. Sebelumnya saya pernah menulis tentang (Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi pada bulan November 2010 lalu. Kali ini kembali saya berpindah tempat pekerjaan, jika dihitung ini merupakan tempat kerja ke-4 semenjak saya lulus pada bulan Mei 2007.

Sekedar flashback pada tulisan saya pertama mengenai (Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi pada tahun lalu saya membahas tentang bagaimana saya bekerja di tempat kerja baru yang bergerak di bidang logistik. Pada tulisan tersebut saya juga seolah-olah menjanjikan akan sering menulis tentang praktek logistik yang sering terjadi di sekitar saya. Memang benar saya akhirnya ‘menelurkan’ tulisan Kartu Stock sebagai dokumen kendali persediaan dan Memakai Jasa Konsultan Logistik. Namun rasanya ke-2 tulisan itu masih belum mewakili beberapa pengalaman menarik di bidang logistik yang saya alami di perusahaan itu. Pada tulisan itu saya juga menceritakan perbedaan tempat kerja baru dengan pekerjaan sebelumnya, beberapa tips untuk mencari pekerjaan, serta pengalaman saya dalam mencari pekerjaan setelah terluntang-lantung selama 3 bulan.

Kali ini saya bercerita hal yang mirip dengan tulisan pertama saya. Setelah pertama kali bekerja pada Mei-Juni 2007 di tempat yang memberi service pada proyek LSM, kemudian di terima sebagai Management Trainee pada Januari 2008 bergerak di bidang retail logistik, masuk lagi perusahaan logistik fast food pada Oktober 2010, sebelum pada akhirnya Mei 2011 bergabung di perusahaan logistik yang melayani segmen khusus dan sangat berbeda dengan perusahaan sebelumnya.

Cukup unik cerita bergabungnya saya ke tempat baru, saya resign pada saat saya proses di 2 perusahaan, Proses itu baru sampai tahapan interview user dan tes kesehatan, artinya belum ada kepastian saya akan mendapat pekerjaan baru. Dengan percaya diri saya tetap melayangkan surat resign saya dan masuk dalam masa 1 month notice. Beruntung setelah resmi tidak pekerja lagi pada akhir April, salah satu perusahaan yang sedang memproses saya melayangkan offering letter via email. Singkat cerita saya akhirnya menyetujui tawaran yang diberikan. Keunikan lain pada proses kali ini adalah melewati headhunter yang secara intensif berkomunikasi dengan saya, dari headhunter inilah saya mengetahui beberapa benefit dan company culture dari perusahaan yang baru.

Perbedaan signifikan terjadi pada ritme jam kerja saya. Jika sebelumnya saya harus bangun jam 05:15 pagi dan sampai rumah paling cepat pukul 20:00, pada tempat baru ini saya bisa bangun 06:20 dan sampai rumah pukul 18:30. Dari 14-15 jam di luar rumah, menjadi 12-13 jam, itu berarti saya menghemat 2-3 jam per hari dan sekitar 30-40 km jarak tempuh per hari. Dari segi biaya harian juga sepertinya hemat sampai 2/3 yang biasa saya keluarkan.

Dari sisi pekerjaan saya mengalami banyak sudut pandang baru, karakteristik rekan kerja yang rata-rata lulusan Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia, cara berpikir yang baru dan lebih maju dibanding perusahaan sebelumnya. Setelah 1 bulan disini saya cukup merasa terbangun oleh atmofser tempat kerja dan menginginkan untuk lulus probation, sekalipun saya sadar banyak kualifikasi saya yang tidak memenuhi kriteria perusahaan. Dari pengalaman logistik yang banyak berhubungan dengan vendor, air freight, sea freight, karakteristik barang yang tidak lazim bagi saya, sampai operasional gudang yang cukup unik. Namun meski banyak hal yang saya tidak ketahui, sepertinya tetap saja ada beberapa bidang yang biasa saya lakukan dan menjadi value added bagi perusahaan baru ini (iya lah, kalau enggak mana mau mereka memberi saya pekerjaan😀 )

Sebelum masuk perusahaan ini saya sudah interview di 5-7 perusahaan, rata-rata sampai pada tahap user. Bahkan ada perusahaan lain yang kalah cepat dengan perusahaan baru saya, hal ini saya ketahui karena mereka baru serius melakukan offering setelah saya sudah berada pada minggu-minggu pertama saya. Jika di total semenjak pertama kali melamar kerja, kira-kira saya sudah 20-25 kali dipanggil dan sampai ke user, pengalaman unik dan membuat saya menuangkan dalam tulisan Romailprincipe tentang pekerjaan.

Keluar bekerja dan membuka usaha? Saat ini belum terpikir oleh saya, meski untuk menghitung untung-rugi dari suatu usaha kecil sering saya lakukan, namun eksekusi sampai saat ini belum berani saya lakukan. Beberapa alasan klasik adalah mengenai ketersediaan modal, keterbatasan kapasitas dan peluang yang benar-benar minim untuk melakukan usaha. Keinginan lain yang terbersit adalah untuk mengambil sekolah lanjut sambil bekerja, entah bentuknya kursus keahlian atau study S2. Hal ini lebih masuk akal dibanding membuka usaha, mungkin karena jiwa entrepreneur saya tidak menunjukkan jati dirinya😀

Meski sudah tidak aktif menulis blog dalam 4 bulan ini, saya tetap membalas dengan setia pertanyaan-pertanyaan tentang logistik sebatas yang saya ketahui, melalui hal ini saya semakin memahami keterbatasan saya dalam hal yang ‘seolah-olah’ sudah saya kuasai. Oleh karena itu, menjawab pertanyaan pengunjung tentang logistik tanpa sadar mengasah kemampuan saya menyampaikan hal-hal mudah mengenai lingkup pekerjaan yang saya geluti, dan saya sangat menyukainya. Semakin mudah menjelaskan maka semakin menandakan pemahaman pada sesuatu hal, begitu bukan?

3 thoughts on “(Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi Serie-2

  1. FRZ

    Brur…q baru d ligistik n stlah baca tulisan ente.byk wacana yg sbenerx a/ teori dasar warehouse logistic.cmn selama ne q jalan otodidak krn basic edukasi q bkn dr logistic or watever it called.bs sharing kan?

    Kebanggaan buat saya bisa sharing dengan anda, terima kasih🙂

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s