Memakai Jasa Konsultan Logistik


….Pengalaman adalah guru yang paling baik, melalui pengalaman yang telah dilalui setiap manusia memperbaiki banyak hal yang akan dilalui. Tidak jarang pengalaman menjadi sangat mahal, namun berapapun harganya, pengalaman itu harus mampu memperbaiki kesalahan-kesalahan masa lalu pada kondisi dan keadaan yang relatif sama…

 

Lima bulan belakangan ini saya berinteraksi dengan konsultan logistik. Ceritanya dimulai ketika kebutuhan titik penentuan lokasi gudang diharuskan melalui prosedur study optimasi jaringan. Optimasi jaringan sendiri adalah cabang ilmu riset operasional, dasarnya kira-kira adalah memilih nilai x dan y optimal dari beberapa persamaan (yang sering ada di soal matematika dasar UMPTN/SPMB). Optimasi jaringan dilayani oleh sebuah perusahaan konsultan logistik terkemuka dengan memakai software. Software ini memerlukan satu set data yang (In my opinion) sangat rumit dan rasanya tidak dipunyai oleh perusahaan logistik manapun.

Data yang dibutuhkan sangat detail dan harus dipenuhi dengan akurat untuk memastikan software memberi hasil yang sesuai tujuan. Permasalahan yang muncul adalah ketika data yang diminta sangat sulit dipenuhi, bahkan oleh perusahaan yang memakai sistem yang terintegrasi secara baik. Dari pengalaman bekerja di (hanya) dua perusahaan logistik dan pengalaman mengamati logistik di perusahaan lain, saya rasa hal tersebut sangat lah sulit disediakan.

Hasil nya bisa jadi mengecewakan, karena ketika sudah membayar sangat mahal, study oleh konsultan tersebut bisa jadi tidak maksimal karena alasan data yang tersedia sangat minim. Jika sudah begini, sebagai penyedia data dan penanggung jawab, maka level bawahan akan kena getahnya dari manajemen puncak.

 

Lalu, apa solusi terbaik bagi perusahaan yang membutuhkan konsultan logistik?

“Victory loves preparation!”, begitu lah salah satu quote yang kita sering dengar. Persiapkan segala jenis data yang dibutuhkan untuk membuat study paling tidak selama 6 bulan – 1 tahun. Persiapan itu membutuhkan template data terperinci dan detail serta jangan melupakan PIC dari setiap set data tersebut. Level Manager harus memonitor persiapan set data tersebut dan sembari memonitor maka level Manager haruslah mencari cara/konsep pengolahan yang bisa dilakukan sendiri (tanpa melalui konnsultan).

Software Microsoft Excel dan Visio drawing (untuk layout) bagi saya sudah cukup untuk menjadi tools bagi pengolahan data. Jika ingintampil lebih profesional, maka sentuhan SPSS, Minitab untuk pengolahan data serta Autocad untuk detail spesifikasi gambar tentu dibutuhkan. Penguasaan detail atas beberapa software di atas cukup membentuk seseorang atau sekelompok tim menjadi tenaga konsultan yang handal, cepat, terukur dan adjustable.

Menyorot pada kata adjustable berarti melalui tenaga dan riset sendiri, hasil study yang dilakukan oleh konsultan bisa disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Berbeda jika memakai jasa konsultan yang seringkali TIDAK bisa mengabsorb kebutuhan spesifik dari perusahaan.

 

Pengalaman menjadi “Konsultan”

Saya sendiri pernah terlibat untuk membuat satu model pusat distribusi yang melibatkan teknologi tinggi seperti wireless handheld, conveyor, barcode scanner,wireless forklift monitor, digital picking system dan Warehouse Management System. Study yang dilakukan ketika itu tidak melibatkan konsultan profesional dan mahal, cukup dengan tenaga IT internal dan beberapa tenaga internal untuk membangun sistem nya.

Singkat cerita, akhirnya model yang diinginkan bisa diimplementasikan dengan sejumlah kekurangannya. Dengan minimnya tenaga dan sumberdaya manusia untuk mengimplementasikan pusat distribusi baru tersebut, operasional masih bisa dijalankan tentunya polesan terus berjalan sampai model itu berjalan dengan sempurna. Pada model yang relatif sama, perusahaan terkemuka lain membutuhkan konsultan yang dibayar miliaran rupiah (berdasarkan pengakuan sesorang yang saya tanyai secara lisan).

Yang ingin saya ke depankan adalah kebutuhan kepada konsultan itu memang perlu diperhitungkan dengan cermat. Ketika bisa melakukan sendiri, tentunya konsultan menjadi hal yang memunculkan biaya besar dan hasil yang belum terjamin. Sebaliknya, pemanfaatan tenaga internal dengan persiapan yang sangat baik dan dukungan data serta SDM yang mencukupi ternyata mampu menggantikan sejumlah biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk konsultan.

 

Salam Romailprincipe

 

PS : Membutuhkan jasa konsultasi logistik atau warehouse (pergudangan) silahkan kunjungi Excelogic Consulting 

Tulisan Lain Romailprincipe mengenai logistik

14 thoughts on “Memakai Jasa Konsultan Logistik

  1. artha n jonar

    Wah keren banget mas, kapan-kapan kita bisa diskusi nih, kebetulan di tempat kerja yang baru saya juga diharuskan untuk bisa melakukan set up gudang baru, terus terang ini hal baru buat saya.

    Wah, mantap dongs…baiklah terbuka untuk diskusi

    Suka

    Balas
  2. miencha

    Mas, sy mau tanya. Cara menentukan besar allowance pada gudang bahan baku bagaimana ya? faktor2 apa saja yang perlu dipertimbangkan.. Tq

    Jangan pakai allowance, hitung kebutuhan secara detail🙂

    Suka

    Balas
  3. dmilano

    Saleum,
    saya malah sering bingung jika membahas logitik mas, hehe… makanya pelajaran yang paling saya gemari adalah sejarah, mudah mengingatnya.
    saleum dmilano

    Suka

    Balas
  4. Ping balik: (Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi Serie-2 « Romailprincipe Menulis

  5. warsiti rahayu

    wah.. sebenarnya aku sangat butuh pengetahuan banyak tentang logistik, di tempat kerjaku yang baru aku dituntut untuk bisa kendalikan biaya perusahaan melalui logistik…., bantu aku dong…

    Saya reply via email ya, thanks sudah membaca ..🙂

    Suka

    Balas
  6. Nada

    salam,
    tulisan yang sangat bermanfaat,
    btw, ada rekomendasi konsultan jika akan aplikasi barcode untuk warehousing?
    trim’s sebelumnya

    Boleh menawarkan diri sendiri? hehe, saya coba rekomendasi institusi atau person yang paham ya via email

    Suka

    Balas
  7. atoen

    pagi pak, saya saat ini lagi butuh jasa konsultan logistik, apa bisa kita diskusi langsung via telp? saya tunggu reply email, thanks

    Pagi Mbak Atoen, Terima kasih sudah komentar di blog ini. Saya sudah reply email.. thanks🙂

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s