(Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi


Tepat tanggal 25 bulan Oktober kemarin (setelah 3 bulan “luntang-lantung”), akhirnya  saya berhasil mendapatkan pekerjaan. Kalau dihitung merupakan tempat kerja yang ke-3 sejak lulus kuliah 2007. Berada pada tempat dan jenis pekerjaan hampir mirip dengan pekerjaan yang ke-2 (bidang logistik) yang membedakan adalah jenis usaha yang ditangani dan budaya perusahaan.

Jarak tempuh 1,5-2 jam (lalu lintas normal) sepertinya lebih lama hampir sama dengan perusahaan sebelumnya. Naik busway atau kendaraan pribadi ternyata merupakan opsi yang cukup sulit juga. Bukan apa-apa, kali ini Busway nya 2 kali sambung dan berada dalam jalur Busway yang kedatangannya lama sekali, hal ini berarti Busway murah-lama-desak-desakan-keringetan.

Pada sisi lain kendaraan pribadi berarti mahal-nyaman-lebih cepat (bensin 25-30 rb dan tol 10 rb). Aneh kan, naik kendaraaan pribadi kok lebih cepat? Seharusnya naik Busway lebih cepat karena jalannya bebas hambatan. Namun kali ini saya buktikan Busway lebih lamban karena jumlah busway yang tidak mencukupi jika dibandingkan dengan jumlah penumpang pada jam puncak (pergi dan pulang kerja) atau beberapa kali busway harus antri panjang mengisi bahan bakar gas (busway bisa sampai penuh sekali pada jam-jam 5-7 di stasiun pengisian bahan bakar gas), sehingga penumpang diharuskan mengantri 15-20 menit sambil umpel-umpelan dengan penumpang lain. Sedikit berbeda dengan trayek busway pada kantor saya sebelumnya (Blok M-Kota) yang mesti sedikit umpel-umpelan tetapi tetap saja durasi tunggu nya sangat pendek (5-10 menit).

Bergelut pada bidang kerja yang mirip bukan berarti bisa berleha-leha karena sudah memahami banyak hal loh!Pepatah dimana langit dipijak, di situ langit dijunjung berarti saya harus belajar sistem di perusahaan baru dan pemakaian istilah-istilah baru meskipun pengertiaannya sama dengan beberapa istilah pada perusahaan yang lama. Contohnya? Stock Opname atau SO yang merupakan proses penghitungan fisik barang ternyata merupakan singkatan dengan istilah lain.

Belajar istilah-istilah baru ini tidak terlalu sulit, selama prinsip nya dikuasai. Standard Operation and Procedure (SOP), Company Profile, file-file presentasi proyek menjadi santapan sehari-hari. Memang cukup membosankan, terlebih duduk di satu ruangan hanya seorang diri (karena rekan yang ditempatkan untuk bekerja sama belum ada), tetapi ini adalah bagian dari proses infiltrasi saya ke perusahaan. Dalam 3 bulan masa percobaan ini, masa-masa ini adalah masa yang penting untuk saya bisa lebih nyaman dalam bekerja, berinteraksi dengan lingkungan, dan tentunya memiliki value bagi perusahaan.

Dinikmati, disyukuri dan terus berusaha itu adalah 3 kata yang bisa menggambarkan minggu-minggu pertama saya di tempat kerja baru. Tempat kerja ini juga menjadi bukti banyak tips dalam mencari pekerjaan yang saya tulis di blog ini, ( Seperti tulisan romailprincipe kategori kerja dan beberapa contoh surat lamaran, link download tetang pencari kerja) bisa dipraktekkan dengan baik

Tulisan dengan topik logistik ke depannya juga sepertinya bisa semakin bertambah, sesuai prinsip-prinsip yang bisa saya dapatkan pada perusahaan baru (semoga kalau hanya membagikan prinsip umum tidak termasuk kategori “membocorkan rahasia perusahaan”).

3 bulan ini saya sudah datang ke kurang lebih 13 perusahaan dan hampir semua sampai tahap user. Jadi, bisa dibilang saya mengalami kurang lebih 12 kali kesuksesan yang tertunda, itu masih lebih sedikit jika dibandingkan dengan Thomas Alfa Edison (katanya 999 kali??) kan?

Saya mulai belajar dan memahami bahwa rekan, kakak kelas (alumni), adik kelas, saudara atau seluruh jaringan yang kita miliki belum tentu akan menolong kita dalam mencari kerja (atau memang tidak bisa menolong). Sang Kuasa sendiri lah yang akan memberikan kita pekerjaan, jalan kita adalah berusaha dan berdoa, saya terkadang mendapati beberapa kali orang-orang di sekitar jaringan saya terkesan cuek dan entah mengapa tidak begitu merasa perlu menolong rekan yang mencari kerja.

Mengingat hal tersebut, saat ini saya jadi terdorong untuk memanfaatkan resources yang saya miliki untuk menolong, bukan kah indah kalau semua orang di sekitar kita hidup saling menolong? Bisa jadi hal saling menolong itu terkesan basbang (basi banget), karena terkesan terlalu teoritik dan tidak mendarat bukan? Tetapi biarlah setiap kita mempraktekkan hal-hal kecil menolong rekan yang kesulitan dalam hal apapun (termasuk kesulitan mencari pekerjaan) Tulisan (Akhirnya) Memulai Bekerja Lagi ini saya akhiri dengan beberapa hal yang saya pelajari dan saya tuliskan untuk pengunjung blog ini berdasarkan pengalaman saya berputar-putar di 13 perusahaan dalam mencari kerja :

  1. Mencari kerja mirip seperti cari jodoh, cocok-cocokan
  2. Tidak ada kata gagal, saya buktikan itu hanya sekedar kesuksesan yang tertunda
  3. Dibutuhkan mempelajari topik-topik pencari kerja (baca di sini dan di sini)
  4. Jaringan terkadang tidak terlalu menolong, jangan terlalu banyak berharap pada teman, saudara, bos, dll. Boleh sebagai referensi saja.
  5. Kembangkan gaya hidup saling menolong, hubungannya dengan memberi informasi kepada sesama rekan tentang lowongan pekerjaan yang bagus. Hal ini dimulai dari diri sendiri dan tidak perlu mengharapkan reward. Lakukan dengan tulus.

 

Artikel Lain Romailprincipe Tentang Kerja

Artikel Lain Romailprincipe Tentang Psikotest, Surat Lamaran, Tips Mencari Kerja

Salam Romailprincipe

2 thoughts on “(Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi

  1. Ping balik: (Akhirnya) Mulai Bekerja Lagi Serie-2 « Romailprincipe Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s