Uang Rp 5 Juta dari Kapolda kepada Jimmy Napitupulu


Sedikit menuangkan rasa penasaran dari cuplikan wawancara di detik.com berikut :

T: Apa kejadian seperti ini pantas dalam sepakbola?

J: Tidak boleh. Saya katakan ini tidak sehat. Pertandingan ada aturannya sendiri. Kita kenal hukum. Dalam hukum juga dikenal lex specialis derogat lex generalis.Bahwa peraturan khusus tidak boleh di bawa ke peraturan umum. Dalam sepakbola sudah ada aturannya. Pemain salah, kartu kuning, kartu merah. Dilanjutkan ke Komisi Disiplin kemudian didenda. Itu sudah aturannya.

T: Sebelumnya anda pernah mengalami kejadian seperti ini?Ini pertama kali. Tapi dua bulan lalu dia (Kapolda) justru ngasih saya hadiah Rp 5 juta karena katanya saya bagus mimpin pertandingan Persiba vs Persijap.Dikasihnya saya lima juta

Cuplikan tersebut adalah wawancara wasit Jimmy Napitupulu, dari cuplikan tersebut terungkap bahwa ketika Jimmy memimpin pertandingan dengan bagus, ia diberikan reward dari Kapolda sejumlah Rp 5 juta. Sungguh bak pengusaha yang mempunyai dana “khusus” maka Bapak Kapolda memberikan uang kepada sang wasit.

Bukan maksud tendensius kepada pribadi kapolda atau sang wasit, hanya ingin mengangkat budaya “pemberian” seperti ini kira-kira sehat atau tidak di Indonesia? Atau malah bagus untuk penghargaan? ditunggu komentar nya….

Salam Romailprincipe

2 thoughts on “Uang Rp 5 Juta dari Kapolda kepada Jimmy Napitupulu

  1. asepsaiba

    Uuh.. itu tipe pemimpin yang arogan.. metang2 punya kekuasaan, mau bertindak sesuka hatinya saja.. It’s football world man!


    setuju kang asep…tidak bisa diintervensi

    Suka

    Balas
  2. Dunia Friska

    Bang, yang ingin dikomentari adalah masalah “pemberian” itu bukan?
    Masalah polisi aneh dan wasit itu ga jadi pembahasan bag disini khan…

    Kalo menurutku, masalah reward itu ga masalah dengan catatan memberinya dengan iklas, tidak mengharapkan imbalan dari orang itu. Dan jangan memberi dengan nama istitusi tapi memberi dari keinginan pribadi.


    Sumber dana nya darimana?mentalitas yang dibangun positif kah? Di kantor depan sebuah perusahaan sering ditulis “Mohon jangan memberikan reward dalam bentuk apapun kepada karyawan kami”….Bagaimana dengan tulisan itu?

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s