Surat Ijin Mengemudi, hmmm


Pernah mengambil Surat Ijin Mengemudi ( SIM)? Atau ikut sekolah mengemudi yang berujung pada pengambilan SIM di Daan Mogot? Banyak hal menarik yang bisa ditemukan, betapa memang reformasi birokrasi sulit dilakukan dan fakta-fakta bahwa pada kalangan pelaku banyak terjadi penyimpangan yang tidak sesuai teoritis. Masuk di halaman Daan Mogot maka akan terdengar suara keras melalui Loud Speaker yang mengingatkan peserta ujian SIM untuk tidak terpengaruh kepada calo, untuk melakukan tes kesehatan, untuk melakukan ini-itu yang sejatinya memudahkan para peserta ujian SIM. Jika beruntung maka peserta ujian SIM yang datang sebelum pukul 08:00 akan bisa mendapatkan SIM sekitar 12:00. 

Sesuai flowchart di atas maka ada beberapa critical point yang bisa menyebabkan pelayanan pembuatan SIM menjadi “sedikit memakan waktu” , mulai dari kendaraan ujian hanya berjumlah 3-5 mobil, petugas yang terkesan melayani semaunya, proses tes kesehatan dan antrian di beberapa tempat yang menuntut kesabaran ekstra. Lalu apakah bisa mengambil SIM dilakukan dengan cara lebih simpel? Tentu saja bisa, tes tertulis yang sudah dilakukan secara computerized (hasilnya langsung keluar dalam bentuk print out), kemudian jumlah penguji praktek, jumlah kendaraan, jumlah loket antrian, goodwil dari petugas adalah beberapa variabel yang mempengaruhi sudah terlihat dalam proses pengambilan SIM di Daan Mogot, namun butuh proses lebih lanjut untuk membuktikan bahwa variabel2 tersebut sudah dikerjakan dengan baik dan lancar penerapannya.

Ada lagi tips khusus untuk cepat mendapatkan SIM. Tips ini bisa membuat anda mendapatkan SIM dalam waktu 2-3 jam. Ikut saja kursus mengemudi yang ada paket mendapat SIM. Harga kursusnya sekitar Rp 500.000 untuk 8 kali pertemuan (tiap pertemuan 1/2 jam) lalu membayar ujian SIM sekitar Rp 550.000. Cukup mahal dibanding informasi dari wikipedia berikut yang menyatakan cukup menyetor maksimal Rp 150.000. kenapa begitu mahal ambil SIM di sekolah mengemudi? tentu saja mahal, kita tidak perlu repot antri sana-sini, diperlakukan layaknya VIP, tidak perlu tes kesehatan, tidak perlu bolak balik banyak loket, dan yang sangat fenomenal adalah tidak perlu melakukan ujian praktek (hanya perwakilan 2-3 orang dari segerombolan orang). Mudah bukan? Tetapi apakah ini benar dan sesuai sisdur? Terkadang banyak yang kurang peduli hal ini, tetapi dari sisi pelayanan nampaknya perlu dilakukan usaha-usah perbaikan dan menanamkan goodwill bagi para petugas di Daan Mogot untuk melayani dalam waktu cepat dan hasil yang memuaskan.

Gimana, ada pengalaman mengambil SIM bagi teman lain?

Salam Romailprincipe

Iklan

7 thoughts on “Surat Ijin Mengemudi, hmmm

  1. Eko Deto

    SURAT IJIN MENGEMUDI telah dipersepsi kebanyakan orang secara salah. SIM hanya dianggap sebagai kartu, yang akan kita tunjukkan saat dihentikan oleh POLANTAS. Bukan sebuah surat yang membuktikan si pemegang telah memenuhi persyaratan sebagai pengemudi yang baik.

    Jadi yang penting dapat SIM, tak peduli caranya!

    Suka

    Balas
    1. .:: harian aprillins ::.

      ehehhehe bener juga.. pendapat mas eko.. yang penting kalo udah punya SIM jangan ugal2an bawa kendaraannya ehhehe 😎
      liat aja tuh prosedur yang diatas.. parah banget.. sampe-sampe text kesabaran ekstra di bold hehehe 😆

      Suka

      Balas
  2. om_rame

    pengendara yg tdk memiLiki SIM bLm tentu tdk Lbh baik dLm mengendarai kendaraan maupun ketaatan pada peraturan (rambu) berkendara, dibandingkan dgn pengendara yg teLah memiLiki SIM. dan sebaLik.

    Suka

    Balas
  3. iwan

    Intervensi perantara (calo) yang katanya sudah dilarang, toh, ternyata masih banyak juga saya jumpai, terutama di tempat saya. Meskipun mereka tidak masuk ke dalam kawasan pendaftaran/ujian, tapi mereka masih bisa berhubungan dengan oknum petugas di dalam. Dan terkadang juga ikut menentukan lolos tidaknya calon pendaftar.
    Kira-kira sampai kapan ya bisa bener-bener clean…??

    Cuman kalo memang ingin bener2 clean, resiko mengulang sampai 2-3 kali ya harus siap dihadapin tentunya…
    Susah banget soalnya..hehehe..

    Suka

    Balas
  4. mikha_v

    Saya dulu ikut kursus mengemudi, sudah termasuk paket SIM. Saya pikir, bisa dapat sim yang tidak tembak, Ternyata, dibikinkan mereka yang tembak. Padahal tanggung banget sih sebenarnya, karena sekitar 4-5 bulan lagi, saya sudah berumur 17 tahun 😛

    Yang susah itu saat saya ingin mendapatkan SIM USA. Karena tidak ada istilah tembak atau calo 😆

    Ikut test tertulis, benar 15 dari 20 soal (padahal, kalau benar 16 soal, sudah lulus). Terpaksa mengulang lagi minggu depannya. Kemudian, setelah lulus, 30 hari kemudian test praktek.

    Yang susah banget itu paralel parking. Karena sekali ngga bisa, langsung test prakteknya tidak lulus. Untung saya pada saat itu bisa melakukannya dengan lancar. Bahkan sampai sekarang, saya sudah lupa cara paralel parking 😆

    Suka

    Balas
  5. grandchief

    wah sampai sekarang sim c pun belum punya males ngurusnya nih mas.Tapi walau begitu lain kali boleh dicoba tips-tipsnya biar aman dan tentrem kalau dijalan 😀 hehehe

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s