Inilah kehebatan Presiden ‘kasihan’ di search engine Google


Ada baiknya coba dihitung berapa kali Presiden kita melalui media massa mengeluarkan perkataan yang ‘unik’ dan ‘kontroversial’, paling tidak statemen SBY merasa dikeroyok, SBY diganggu ilmu sihir,  SBY tentang Bom kuningan, SBY tentang pendemo hari Antikorupsi sedunia, SBY tentang ‘Demo Kerbau” Januari 2010, merupakan beberapa respon Presiden mengenai situasi politik di Indonesia. Belum lagi mengenang situasi terzalimi oleh Mega or Taufik Kiemas pada saat beliau jadi Menko Polkam maka tergelitik saya untuk melihat ‘keyword’ yang ada hubungannya dengan kasus-kasus di atas. Melihat hasil pencarian bisa jadi salah satu parameter trend nya satu berita di Internet. 

Search Engine Keyword

Keyword SBY dizalimi tanpa tanda kutip mengeluarkan 47.200 pencarian, kemudian keyword “SBY dizalimi” dengan tanda kutip muncul 470 pencarian. Saya sendiri tidak menghitung berapa banyak perulangan posting atau pengaruh tanda petik itu, namun setidaknya bahasan mengenai Presiden dizalimi telah diposting dan terindeks oleh google.com dalam jumlah yang cukup banyak.

Lebih lagi tentang keyword tanpa tanda kutip tentang komunikasi SBY, muncul sebanyak 612.000 kali dan keyword “komunikasi SBY” muncul sebanyak 3.750 kali. Masih ada lagi tentang SBY melankolis, pernyataan SBY, dan banyak keyword yang terindeks di Google yang berhubungan dengan gaya komunikasi beliau.

Back to the topic Melalui hal ini akan banyak hal, sumber dan berita yang mampu mengeksplorasi dan menjadi bukti apa yang telah diberitakan media massa cukup menyebar luas di media internet. Menilik hal ini maka bangsa kita boleh melihat gaya komunikasi pemimpin bangsa kita dan dengan hati yang jernih memiliki persepsi masing-masing dalam hati kita yang tentunya bebas sesuai dengan standar masing-masing.

Mesake = kasihan

Mesake atau mesak’e atau mesake adalah perbendaharaan kata jawa yang berarti kasihan. Jika digabung dengan ‘tenan’ maka akan memperkuat makna kata mesake menjadi mesake tenan (kasihan sekali). Hubungan nya apa antara Mesake tenan dengan gaya komunikasi Presiden? Tentunya jelas terlihat usaha membangun ‘image’, citra atau persepsi di benak seluruh penduduk Indonesia bahwa seorang atau sesosok pribadi sedang dalam posisi inferior atau lemah dan dizalimi terhadap satu pihak lain. Mengapa membangun image ini? Kemungkinan sebagian bangsa Indonesia perilakunya sangat terpengaruh oleh rasa empati, rasa iba, rasa kasihan dan sejenisnya (sebut saja Mesake) kepada satu pihak untuk kemudian mengubah mesake menjadi bentuk satu bentuk dukungan dan kepercayaan terhadap ‘korban yang mesake’.

Banyak tokoh yang mengomentari gaya mesake itu, semisal Anies Baswedan dan Priyo Budi Santoso. Kemungkinan juga rakyat yang suka dengan gaya mesake itu, kemungkinan juga tidak. Tetapi fakta terbaik dan tercatat dalam sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah bahwa gaya ‘Mesake’ itu salah satu faktor penentu keberhasilan kemenangan 2004 dan kemudian 2009 dengan meraih lebih dari 60% pemilih suara dan hanya menyisakan 2 capres lain sisa kurang lagi 40% suara pemilih. Itulah fakta yang paling jelas, terlepas apa yang ada di balik itu semua 🙂

Monggo jika ada statemen berikut yang terkesan ‘kontroversi’ bisa ditambahkan…

Salam Damai Romailprincipe


Iklan

4 thoughts on “Inilah kehebatan Presiden ‘kasihan’ di search engine Google

  1. wahyu nurudin

    mesake tanan?
    gak punya wibawa dong. padahal wibawa presiden sebagai pemimpin perlu dibangun. itu sebagai kesan pertama mata nasional terhadap indonesia. jika orang nomor 1 aja begitu apalagi selanjutnya.
    jangan-jangan malah ini trik presiden untuk sesuatu yang tidak ingin diketahui media. jadi dibuat pengalih perhatian.

    Suka

    Balas
  2. liudin

    ternyata meneliti mesage dan keyword di google ya….? berita politik di indonesia terkadang banyak yang salah diartikan oleh pengguna internet. salah satu hal yang perlu ditanyakan adalah apakah yang muncul dengan keyword tersebut benar-benar berita itu atau cuma buat seo aja? sedangkan isinya melenceng dari topic. khan sering saat ini digunakan dalam seo an indonesia. keyword dan content tidak relevan

    Suka

    Balas
  3. romailprincipe Penulis Tulisan

    mas wahyu : Argumen dan opini itu emang ada juga berkembang, sebenarnya? hanya SBY yang tahu
    Mas Ben : Mesakno
    Liudin : ada tema dan topik, dikembangkan ke sana aja..hehe..

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s