Sambitan buku empunya Gurita!!!


Buku gurita Cikeas tidak sekedar ingin menunjukkan kontroversi dibalik kebenaran buku itu. Buku itu telah berujung pula pada peristiwa ‘disambitnya’ kepala anggota DPR dengan buku tersebut. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Mengapa emosi akhirnya turut memuncak? Bagaimana ujung pengaduan anggota DPR tersebut? Menarik untuk dilihat dan terus dicermati, berusaha netral dan terus memandang dengan objektif sebagai rakyat yang menjadi penonton (atau penderita?)

‘Sambitan’ buku dari George mengenai mata, meskipun sempat mengelak mengakui nampaknya rekaman TV tidak dapat membohongi kejadian sebenarnya. Luapan emosi setelah ditekan dengan kata-kata berulang-ulang, debat kata-kata, bahkan mungkin permainan kata-kata yang menusuk hati bisa jadi menaikkan emosi dan diluapkan dalam bentuk pemukulan.Tetapi kira-kira apa yang dikatakan anggota DPR itu kepada George ya? Banyak peristiwa manusia kesulitan mengontrol emosi dalam kondisi tertentu.

Dalam alam khayal, bisa jadi perkataanya adalah “George, kamu punya data dari mana? Ilmuwan kok ngawur? Jurnas tidak terima apa-apa dari Sampoerna?”. Jadi teringat kemungkinan kata-kata ala Materazzi kepada Zidane pada final World Cup 2006 “Ibu dan Adik mu pelacur” yang berujung pada sundulan kepala Zinadine Zidane ke dada Materazzi. Kartu merah melayang, dan Perancis gagal menjadi juara World Cup.

Soal Zidane dan Materazzi, baru-baru ini Zidane bersyukur atas kartu merah nya itu. Dia mengatakan tidak dapat membayangkan hidup jika Prancis memenangi Piala Dunia jika ia tidak di kartu merah. Sebuah statemen gentleman. Menarik juga melihat track record Zidane yang sangat sering terkena kartu merah ‘kurang penting’ dan kemungkinan juga berasal dari keluarga broken. Materazzi tidak bodoh, teror nya ketika itu sudah memperkirakan sebab-akibat, teror materazzi menyerang mental Zidane secara luar biasa. Zidane tertekan dan memberi respon yang ‘kemungkinan’ diharapkan oleh Materazzi. Italia dalam hal ini Materazzi tidak bodoh, mereka mempelajari attitude Zidane dan kelemahan-kelemahan nya.

Di sisi lain kedatangan ‘orang’ tidak diundang ke launching buku itu kira-kira membawa maksud apa?

Kalau lah peristiwa Zidane-Materazzi sudah direncanakan Italia…

Tapi peristiwa sudah jelas, ada yang dipukul, ada yang merekam, ada yang mengadu ke polisi, ada yang diadukan dan sulit untuk damai…Yang saya harapkan, tidak seperti kegagalan Prancis menjuarai Piala Dunia, Indonesia tetap menang dengan mengetahui kebenaran buku Gurita Cikeas.

Salam hangat Romailprincipe

NB : ketika tulisan mau diposting ternyata analogi Zidane Materazzi dengan George sudah banyak beredar, jadi gak orisinil 🙂 . Maaf, bukan bermaksud plagiat. Peace

http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/12/30/17395476/george-ramadhan.seperti.zidane-materazzi

http://www.tribunkaltim.co.id/read/artikel/44896

Iklan

9 thoughts on “Sambitan buku empunya Gurita!!!

  1. nusantaraku

    Saya tidak mengikuti atau menyaksikan secara langsung maupun tidak langsung proses diskusi tersebut. Secara subjektif dan mengikuti berbagai diskusi yang menghadirkan RP, tampak sekali ia mulai tersudut sehingga menggunakan taktik “Materazzi “

    Suka

    Balas
  2. udienroy

    Getarkan hati sadarkan jiwa. Terfikirkah di hati kita. Bahwasanya kita telah maju selangkah. Renungkanlah bahwa tahun 2010 ini telah di jalankan, berapa tahun lagi sisa umur kita ternya makin berkurang, harapan kita semua tentu semakin berkurangnya sisa umur kita ialah memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s