Inilah kasus pelanggaran Antibullying SMU Negeri Jakarta


Detik.com dan Republika.co memberitakan kekerasan senior terhadap adik kelasnya terjadi pada salah satu SMU Negeri di Jakarta. Kebetulan sekali saya sempat ‘mencicipi’ bangku sekolah ini pada kisaran satu dekade lalu, mencatatkan diri sebagai pembuat onar dan sempat bermasalah dengan banyak orang 🙂 .

Tapi itulah masa lalu, kaitannya dengan kasus ini, memang aroma senioritas sangat kental tercium pada SMU Negeri ini, dimana dulu saya ingat ketika baru masuk SMU dicekoki dengan Masa Orientasi Siswa (MOS) dan berhadapan dengan ‘sindikat’ (sebut saja begini) senior yang terus mengancam setiap hari. SMU ini sebenarnya masuk salah satu sekolah unggulan, tercatat beberapa artis seperti Mike Idol, Anandita, Ayudya bing Slamet, serta nama-nama tenar dan setengah tenar lain pernah menghuni sekolah ini.

Satu dekade lalu (sedikit berlebihan) kehidupan siswa kelas 1 seperti kehilangan hak-hak sebagai ‘manusia’ pada layaknya, dimana ada ‘zona’ tertentu yang tidak boleh dilewati anak kelas 1, ada peraturan tidak tertulis bagi para junior dalam memakai seragam (tidak boleh terlalu pendek atau dikenal dengan model junkies), ada juga peraturan bagi para cewek-cewek kelas satu untuk mengenakan (maaf) kutang dan tidak boleh hanya mengenakan (maaf lagi) BH dibalik seragam, dan sejumlah peraturan lain yang benar-benar member pressure mental bagi siswa kelas 1.

Sebenarnya apa sih alasan senior (kelas 2 dan kelas 3) melakukan itu? Di sekolah SMU atau bahkan Universitas manapun beberapa praktik Feodal ini masih terjadi, terlebih di tempat-tempat yang tradisi balas dendam nya berjalan setiap tahun nya. Untuk kasus yang diliput Detik.com sepertinya memang terjadi karena pelanggaran jalur gazza yang telah ditetapkan para senior, meski disanggah juga oleh anak-anak SMU tersebut pada kutipan berikut :

Siswa SMAN 82 lainnya juga bungkam saat ditanya kekerasan Ade oleh para seniornya. Sejumlah siswa yang sedang latihan ekstrakurikuler memantau pemberitaan dari media online lewat ponsel. Ketika ditanya, mereka semuanya tutup mulut. “Tidak ada Jalur Gaza di sini. Itu cuma di Arab,” ujar siswa kelas XII yang sedang latihan dance.

Ada tulisan yang saya dari tulisan olga yang lebih aktual, menceritakan bahwa ia bersama beberapa temannya dimint apindah sekolah karena kejadian-kejadian kekerasan di sekolah cukup menakutkan bagi orangtuanya. Padalah sekolah ini merupakan sekolah unggulan, dicatatkan pada detik.com sebagai berikut :

Status SMAN 82 sebagai sekolah proyek percontohan anti bullying terpampang di papan nama sekolah. Sekolah itu juga telah mengantongi sertifikat ISO 9001:2000

Tradisi, Arogansi, Menanamkan kekompakan, Balas Dendam, Perhatian kurang dari para guru serta sejumlah alasan lain tentu menjadi dasar atau latar belakang kejadian-kejadian kekerasan seperti ini. Apakah proses hukum terhadap si pemukul (katanya berjumlah 30, tetapi hanya 14 yang sedang proses serta diotaki oleh 3 orang anak) akan menyelesaikan masalah? Tentu tidak, tetapi Indonesia adalah negara yang berdasarkan pada hukum, oleh karena itu setidaknya ada tindakan jalur hukum pada si penganiaya dan dalang kejadian.

Semoga pihak-pihak yang terlibat bisa kembali bangkit, dan nama sekolah Negeri ini kembali harum, bukan oleh kasus tetapi oleh prestasi. Salam Ibu Hasibuan dan Pak Djojo Jauhari, jika masih ada di sana…!!

Iklan

8 thoughts on “Inilah kasus pelanggaran Antibullying SMU Negeri Jakarta

  1. alisnaik

    PEMBUKAAN
    selamat pagi

    ISI
    syukurlah masa SMA saya tidak seaneh itu.
    entah kapan sistem “jahiliyah” semacam ini bisa di-bumi-hangus-kan ??
    ini sama saja dengan pembodohan !!!

    PENUTUP
    terima kasih dan mohon maaf 😮

    Suka

    Balas
  2. Ping balik: Inilah kasus pelanggaran Antibullying SMU Negeri Jakarta -2nd- « Romailprincipe Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s