di Atas limit, Bisa!!!


Pernahkah anda bekerja melewati batas? Melewati segala batas yang dimiliki, baik batas fisik, intelektual, mental dan lainnya. Hal ini mendatangkan stress luar biasa, ketidakcakapan mengelolanya akan menjadi bumerang. Sekitar dua minggu kemarin saya mengalami apa yang dikatakan bekerja melewati batas. Pekerjaan yang membutuhkan waktu panjang, istirahat sedikit, mengelola orang banyak, permasalahan sistemik, dan segudang permasalahan lainnya.

Beberapa waktu berada di dalam kondisi pekerjaan di luar batas kemampuan, membuat diri lelah, kelelahan tidak hanya physical fatigue tetapi juga mental fatigue.Dalam hal ini Mental fatigue sangatlah berbahaya, dimana kelelahan ini akan mempengaruhi aura dan penampilan sesorang. Terlebih lagi jika dirinya adalah leader dari sejumlah orang, maka mental fatigue ini akan mempengaruhi semangat tim.

Bekerja melewati batas menjadi suatu pengalaman berharga bagi orang-orang yang pernah mengalaminya. Terkadang pengalaman seperti ini bisa memperbesar kapasitas seseorang, sehingga pada masa mendatang menghadapi beban kerja yang serupa akan menjadi sesuatu yang ‘biasa’ saja. Tetapi nanti dulu, tidak jarang pula bekerja melewati batas akan menurunkan produktivitas. Mau contoh? Bekerja melewati batas kelelahan dan ketika melewati titik puncak produktivitas maka akan memasuki tahapan declining layaknya grafik product life cycle. Pada titik ini kecerdasan emosi, pengalaman, intelektual dan kematangan seseorang dibutuhkan untuk mengatur ritme dan membuat tahapan declining ini tidak berlarut dan kembali pada tahapan produktivitas sendiri.

Menuliskan ini bukan nya karena sudah bisa bekerja melewati batas dan sudah mampu mengatur tingkat stress. Kesadaran bahwa dalam bulan-bulan ini akan berada dalam lingkungan kerja yang menuntut daya bekerja melewati batas membuat saya sendiri memikirkan cara-cara atau strategi agar tidak mengalami fase decline dalam bekerja.

Fase Decline yang saya maksud bercirikan sbb :

  1. Bekerja seadanya dan hasilnya tidak lagi dipikirkan. Memikirkan bahwa apa yang dihasilkan saat ini sudah yang terbaik.
  2. Wajah cemberut (bad mood).
  3. Sakit fisik. Muncul gejala penyakit-penyakit semisal : Gejala Tipes, Vertigo, Migren, Flu, Meriang, Sakit mata, dll.
  4. Mulai memikirkan cara keluar dari tekanan bukan dengan menyelesaikan, tetapi mencari pekerjaan baru.
  5. Tidak puas dengan atasan dan rekan kerja. Kecenderungan menyalahkan orang lain semakin jelas, padahal terkadang ini adalah usaha menutupi diri.

Fase Decline ini harus bisa dilewati, minimal dihadapi dengan cara-cara tertentu dan bukan terseret terus pada fase decline itu sendiri. Bagaimana dengan anda, pernah bekerja melewati batas sampai masuk tahapan decline?

Tulisan lain Romailprincipe mengenai pekerjaan

Iklan

5 thoughts on “di Atas limit, Bisa!!!

  1. iroksbanget

    Duh serem juga ya akibat dari kerja lewat batas..ckckckck

    —————————————————————–
    Masih belajar ngeblog niyh..
    Tukeran link yok? link blog mu udah aku taruh di blogroll ku..
    Arigato ,,, ^^

    http://iroksbanget.com/

    Suka

    Balas
  2. Ping balik: Bekerja di atas Limit (2)…!!! « Romailprincipe Menulis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s