Ruginya Wi-fi an di Cafe!!!


111Apakah anda sering wi-fian di cafe? Memanfaatkan akses kecepatan tinggi di cafe-cafe ini (bisa tembus 1mbps, atau minim 500 kbps) memang asyik, tempat yang nyantai, rasanya membuat pikiran seseorang bisa bebas dan berekspresi di dunia maya. Cafe biasanya menjual makanan dan minuman dengan margin lumayan besar, di atas Rp 25.000, tetapi terkadang konsumen tidak memperhatikan harga lagi melainkan kenyamanan dan akses internet kecepatan tinggi yang ditawarkan. Saya pernah mempunyai pengalamn kurang menyenangkan dengan Kafe ber Hotspot.

Beberapa waktu lalu, sembari menunggu teman di suatu tempat, saya “nongkrong” di salah satu cafe yang menawarkan hotspot gratis. Kafe ini termasuk memiliki tempat yang asyik dan dengan harga makan dan minum yang cukup mahal konsumen bisa menikmati akses internet kecepatan tinggi. Saya mampir ke karyawan nya dan melakukan percakapan sbb :

Saya : “Mas, Wi-fi nya bisa?”Cafe Wi-fian?

Karyawan (K) : “Oh, bisa mas..”

Saya : “Ok, saya pesan Ice Blended Cappucino 1”

Karyawan : “Ok..”

Setelah melakukan pembayaran, saya bergegas ke satu sudut yang dalam hati saya akan membuat saya betah berlama-lama. Laptop dinyalakan dan koneksi wi-fi saya nyalakan, masukkan password “translifestyle” yang saya dapatkan dari karyawan Cafe. Koneksi ke modem cafe tersebut berhasil dilakukan, namun modem cafe tersebut tidak terkoneksi ke internet.

Setelah mencoba beberapa kali dan minuman yang sudah hampir habis, saya menanyakan kepada karyawan. Dengan tenangnya karyawan tersebut seolah tidak ada apa-apa, ia beraksi dengan “seolah-olah” mengutak-utik peraltan mereka. Menurutnya mungkin restart pada laptop saya perlu dilakukan. Saya heran, masak modem mereka yang gak konek tapi saya yang harus restart?

Tempat asyikDengan berat hati laptop pun saya restart, saya coba lakukan koneksi ulang, hasilnya nihil dan tetap tidak bisa. Sungguh mengesalkan, minuman sudah habis, waktu terbuang habis, tetapi koneksi gagal dilakukan. Ketika hendak saya konfirm lagi ke karyawannya, tanpa rasa bersalah mereka mengesankan kejadian tersebut biasa saja, dan bukan kesalahan mereka. Bahkan kecenderungan mereka membiarkan saya menunggu berlama-lama. Sialnya sudah bayar minuman Rp 50.000 tetapi tidak mendapatkan apa yang saya harapkan. Dalam hati saya, kenapa ya modem mereka tidak terkoneksi dengan internet? Apa tidak sanggup bayar? hmm..ada-ada saja, masa kafe segede dan sementereng ini tidak ada uang untuk bayar internet?Permintaan maaf dan follow up memuaskan dari Karyawan kafe? Jangan diharapkan, bahkan bisa saja mereka mengelak dengan berkata “Saya bukan teknisinya” atau “teknisinya lagi gak masuk..”

Hal lain yang saya sesali adalah Respon dari karyawan ketika pertama kali saya menanyakan “Mas, Wi fi nya bisa?”, dengan penuh kepastian dia berkata “Bisa mas”. Setelah saya perhatikan, ternyata ada satu pengunjung juga yang tak kunjung bisa melakukan koneksi, pengunjung ini datang sebelum saya, dan tampaknya telah melakukan komplain berulang-kali kepada karyawan kafe tersebut. Berarti ada dugaan saya, bahwa si karyawan sebenarnya sudah tahu bahwa koneksi mereka bermasalah. Daripada kesal terus, akhirnya saya memutuskan meninggalkan kafe tersebut dengan merasa RUGI BESAR!!!

9 thoughts on “Ruginya Wi-fi an di Cafe!!!

  1. Ping balik: Ruginya Wi-fi an di Cafe!!! | Update Blog Terbaru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s