Respon to Pidato Presiden Pasca Pemilu 2009


pidato1

Malam ini Presiden Republik Indonesia melakukan pidato, untuk merespon kisruh Pemilu 2009. Secara keseluruhan pidato Presiden ini menjelaskan mengenai rangkaian kinerja, tugas dan tanggung jawab serta permasalahan-permasalahan Pemilu 2009. Presiden menyatakan prihatin terhadap kasus DPT, serta menyatakan bahwa seluruh pelanggaran akan ditindaklanjuti. Secara singkat pidato ini menurut saya merupakan pendingin terhadap suhu politik yang memanas, sekaligus counter terhadap keputusan Teuku Umar yang dilakukan Elite Politik dan Tokoh bangsa.

 

Menurut saya pidato ini memiliki dampak besar bagi bangsa Indonesia, tersirat ketakutan akan adanya kejadian-kejadian di luar kendali pemerintah. Elite politik juga dikatakan terlalu prematur dan menghakimi karena berbicara tanpa bukti, main tuding dan tidak sportif. Sekali lagi (seperti biasa) Presiden mengatasnamakan rakyat, dan mengatakan elite politik jangan menciderai pilihan rakyat saat ini. Pidato yang normatif dan tidak memberi kejelasan atau pertanggungjawaban terhadap kisruhnya Pemilu. Dampak Pidato ini akan membuka mata rakyat yang sedang kacau akibat berbagai pemberitaan media massa.

 

Pidato ini positif buat menenangkan rakyat serta mendinginkan suhu politik. Tetapi apakah cukup bagi anda? Mungkin buat orang-orang intelektual, pidato ini hanya menjadi pemanis belaka dan merupakan pembenaran atau merupakan sikap politik yang terpuji, menunjukkan bahwa Presiden memperhatikan carut-marutnya kondisi. Efek bagi pilpres juga membuat rakyat berpikir, ternyata bukan Pemerintah yang berlaku curang tetapi elite politik yang tidak menerima kekalahan Pemilu. Benar demikian? Belum tentu, bisa jadi rakyat lebih dewasa dan mengetahui apa sebenarnya yang terjadi, hal yang sebenarnya saya tidak terlalu memahami secara mendetail.

 

Secara umum saya mengapresias baik pidato ini sebagai suatu usaha penciptaan keseimbangan terhadap pemberitaan media massa, pidato ini meyakinkan bahwa pemerintah masih in control dan menguasai seluruh keadaan. Elite politik saya harap juga menerima keadaan ini, meskipun pemberitaan tantang kekisruhan akan terus berlanjut, tidak usah dipanasi lagi, biarlah ini kita rekam sebagai noda dan mudah-mudahan aka nada yang bertanggung jawab. Kecermatan berpolitik yang dikatakan Presiden akan membuat gonjang-ganjing diharapkan makin reda, sehingga di kemudian hari tidak ada tuduhan negatif pada Partai pemenang.

 

Terus mengajak seluruh bangsa untuk melek dan memilih dengan cerdas, mudah-mudahan kehidupan ke depan tidak semakin menyulitkan rakyat kecil. Buat saya, pidato ini makin jelas membuat saya akan memilih siapa saat pilpres nanti, bagaimana memiliki cara pandang yang benar. Masih ada harapan…

Iklan

13 thoughts on “Respon to Pidato Presiden Pasca Pemilu 2009

  1. Hanya Aku

    Iya, baru kali ini saya melihat pemimpin yang berani mengatakan kesalahannya pada sistem pemilu legislatif kemarin, salut buat SBY..
    tapi gak enaknya pas kemaren mendengar pidatonya, pak SBY kalo gak salah juga nyebutin pelanggaran pemilu tahun 2004 sebanyak seribuan gitu, kemudian pada tahun 2009 pelanggaran masih dihitung, maksudnya apa coba? hehehe…Semoga maksudnya bukan menjelek2an pemilu tahun 2004 🙂

    Suka

    Balas
    1. romailprincipe Penulis Tulisan

      loh, ya itu maksud tulisan saya. Panwaslu 2004 memberi laporan pelanggaran lebih banyak daripada tahun ini. Jadi secara data Pemilu 2009 lebih baik (sampai laporan saat ini), smeua itu tersirat kok..hehe2..
      Gimana, bener ga?

      Suka

      Balas
  2. Hanya Aku

    Haha, betul betul..
    Maksud yang tersirat 😀

    Memang presiden kita pintar !!
    Lanjutkeun

    Tapi ngomong-ngomong yang ribut masalah DPT kq para elite politik ya? sementara masyarakat yang merasa gak mendapatkan kartu undangan aja adem ayem,,
    tanya kenapa?

    😀

    nb : mas, kalo bisa pada profile mas di blog, alamat websitenya di isikan, jadi pas klik nama mas, langsung di oper ke sini 🙂 (maaf kalo tidak berkenan, masukan aja)

    Suka

    Balas
    1. romailprincipe Penulis Tulisan

      Lanjutkan!Bersama Kita bisa! logo aku cinta Indonesia akan di launching pada 23 April… Banyak image, marketing politics yang tangguh oleh tim nya..
      Elite politik melihat itu isu yang baik untuk saling mendiskreditkan.. Jujur dari awal saya gak suka BLT, tapi kan ada Mr BLT, Gempa Jogja ( 1 KK = 30 juta), BBM naik (BLT), Situgintung (1 KK = 5-30 juta)…Jadi itu sutradara sebenarnya, bukan Bapak Image kita..
      Ok, kolomnya dah kuisi..thx mas edy

      Suka

      Balas
    2. romailprincipe Penulis Tulisan

      Lanjutkan!Bersama Kita bisa! logo aku cinta Indonesia akan di launching pada 23 April… Banyak image, marketing politics yang tangguh oleh tim nya..
      Elite politik melihat itu isu yang baik untuk saling mendiskreditkan.. Jujur dari awal saya gak suka BLT, tapi kan ada Mr BLT, Gempa Jogja ( 1 KK = 30 juta), BBM naik (BLT), Situgintung (1 KK = 5-30 juta)…Jadi itu sutradara sebenarnya, bukan Bapak Image kita..
      Ok, kolomnya dah kuisi..thx mas edy

      Suka

      Balas
  3. Hanya Aku

    ntah bagaimana bentuk logonya nanti, kita tunggu aja :p
    Moga-moga bukan sekedar kampanye sehari, tapi kampanye cinta Indonesia yang berkelanjutan^^

    haha, namanya juga nyari simpati, ya pasti musibahlah yang bikin orang simpati, biarkan saja mereka saling ribut en sikut, rakyat udah makin pintar kq dalam menentukan pilihan

    seperti slogan “Ambil uangnya, jangan coblos orangnya wkwkwk”

    Suka

    Balas
  4. pimpii

    Pimpii pribadi salut sama isi Pidato SBY. Tetapi tidak salut sama petinggi-petingi partai yang dengan alasan apapun mengangap Pemilu kali ini sebagai Pemilu yang terburuk. Tetapi Pimpii SANGAT SETUJU jika mereka mengatakan bahwa Pemilu 2009 ini adalah PEMILU YANG TERBURUK PEROLEHAN SUARA PARTAI MEREKA. Lebih SANGAT SETUJU jika semua pihak mau memandang persoalan ini dengan hati jernih dan menempatkan kemashalatan umat dan ketentraman masyarakat di atas segalanya

    Suka

    Balas
  5. nusantaraku

    Marilah kita jujur dan setulus-tulus melihat suatu keadaan dengan kepala jernih.
    Sekadar pidato, kita apresiate beliau telah menyiapkan pidato. Tapi kontennya coba lihat : lepas tangan tanggungjawab kegagalan pemilu 2009 kepada KPU. Loh…siapa yang memiliki hajat Pemilu 2009?
    Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak elite politik geram dan melakukan manuver politik karena mereka merasa money politic BLT jelas membuat suara mereka anjlok.
    Disisi lain, mereka telah mengeluarkan dana besar untuk kampanye sekaligus merasa malu kepada konsitituennya karena tidak bias meraih suara yg besar.
    Namun, dari sekian tokoh politik, tidak semua tokoh yang mengkritik pemilu yang paling amburadul sepanjang sejarah reformasi murni ambisi politik. Sebagian kepada mereka hanya ingin mengatakan “Ini loh…ada yang tidak beres di Pemilu 2009, harusnya secara sigap pemerintah menyatakan minta maaf dan segera mendukung penyelidikan kecurangan pemilu”. Tapi sayangnya, kita dapat melihat bagaimana kasus Pilkada Jatim dibuat tenggelam.
    Inilah elit politik… Hal-hal mendasar untuk mengurusi negara tidak dikerjakan maksimal. Utang membengkak, kemiskinan meningkat, pembodohan merajajela, rakyat semakin apatis terhadap hal yang benar sehingga golput menjadi pemenang.
    **
    Terima kasih telah mengunjungi blog saya.

    Suka

    Balas
    1. romailprincipe Penulis Tulisan

      Nusantaraku : yup..seperti itulah yang saya lihat. Saya sedang di Jatim saat Pilkada, dan saya tahu konstelasi politik yang “seharusnya” pasti dimenangkan Ka-Ji..tetapi Kar-Wo beraksi bukan di daerah basis (Bangkalan, Sumenep, dll)..KPUD pun dikuasai. yah, seperti itu deh mas jadinya, mirip jaman Golkar, sekarang gak ada yang berani teriak..kalau berani resikonya dicopot langsung.
      Hal yang bisa dilakukan mungkin saya harus pastikan saya terdaftar di pilpres dan memilih sesuai pandangan saya. Pidato nya cuci tangan ya mas? he2..
      Gpp, berpendapat sebebasnya kan? sesuai pandangan, tetapi bertanggung jawab..jangan sampai ikutan dituduh presiden sebagai komentar yang ini itulah..hihi
      Teruslah menulsi

      Suka

      Balas
    2. romailprincipe Penulis Tulisan

      Nusantaraku : yup..seperti itulah yang saya lihat. Saya sedang di Jatim saat Pilkada, dan saya tahu konstelasi politik yang “seharusnya” pasti dimenangkan Ka-Ji..tetapi Kar-Wo beraksi bukan di daerah basis (Bangkalan, Sumenep, dll)..KPUD pun dikuasai. yah, seperti itu deh mas jadinya, mirip jaman Golkar, sekarang gak ada yang berani teriak..kalau berani resikonya dicopot langsung.
      Hal yang bisa dilakukan mungkin saya harus pastikan saya terdaftar di pilpres dan memilih sesuai pandangan saya. Pidato nya cuci tangan ya mas? he2..
      Gpp, berpendapat sebebasnya kan? sesuai pandangan, tetapi bertanggung jawab..jangan sampai ikutan dituduh presiden sebagai komentar yang ini itulah..hihi
      Teruslah menulis

      Suka

      Balas
  6. Ping balik: kampanye damai pemilu indonesia 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s