Kisruhnya Pemilu Legislatif 2009


kisruh-pemiluKisruh-kisruh Pemilu 2009

Dalam salah satu comment saya pada blog lain beberapa hari lalu, sempat ditanggapi oleh salah satu pengunjung blog dan sang empunya blog, berikut cuplikan :

 

Kamu said 2 days ago:

Yups, setuju… Saya muak dengan KPU yang dikendalikan. Dan masih sempat mengadakan teleconference dan mengatakan 98% pemilu siap dilaksanakan.. Apanya yang 98%, 98% rusak?

Haryo Sadoro

Tidak setuju, sebagai bagian dari pelaku demokrasi sebaiknya tidak hanya menyalahkan (salah satunya KPU) tetapi kita juga harus ikut membantu kelancaran proses ini, kalau belum terdaftar mbok ya ndaftar… KPU juga manusia, pemerintahan ini juga diurus oleh manusia. Yang namanya manusia tentu masih banyak yg tidak sempurna. Kesempurnaan hanya milik Nya. Kalu ada yg bilang 98% rusak, itu berlebihan… gak sampai segitu kok.

Misbah says: Pak Haryo, terimakasih telah memberikan pendapat di blog saya. Semoga pendapat saya dan teman-teman yang berkomentar di sini juga merupakan salah satu bagian dari demokrasi juga ya Pak. Jika kami tidak memberikan ’suara’ dalam pemilu karena segala keterbatasan kami, mungkin ’suara’ kami yang di blog ini bisa memberikan kontribusi bagi kemajuan demokrasi di Indonesia. Semoga Indonesia kian baik di kemudian hari. Salam kenal.

Kamu said 21 hours ago:

@ Haryo: Ok dah pak, Kesempurnaan hanya milikNya… Jalan2 dong ke Blog ku.. Ada tulisan yang menyenangkan untuk pemerintah kok. Demokrasi tidak boleh kebablasan ya.. hihi..
@ Misbah: ajarin ngeblog dong pak.. sekarang sedang domisili dimana?

Misbah says: Romail, salam kenal. Saya saat ini tinggal di Jogja, tepatnya Jakal Km. 8, Dusun Prujakan. Soal Ngeblog, saya juga sedang belajar ini. Jadi, bareng-bareng belajar aja ya… Btw, apa alamat blog Romail, kok tidak disertakan dalam komentar ini? Thanks.

 Benar saja, hari-hari berikutnya seluruh media memang menyoroti kegagalan pemilu kali ini, bukan menyalahkan, tetapi berdasarkan teleconference ke Gubernur seluruh Indonesia, SBY mendapatkan bahwa Pemilu 98% beres..Mungkin itu logistiknya yah? Bukan DPT nya…

 pemilu-2009

Lucu, masak ada yang kotak suara di bawa pulang terus dicontreng sendiri oleh Lurah.. Ada yang disuruh milih Caleg dan Partai tertentu di balik biliki suara, ada yang nyontreng di Warung Makan, ada caleg yang nyebar uang dan menarik lagi karena tak terpilih, dan banyak kejadian lain lagi. Salah satu faktor krusial penyebab semua ini adalah pemilihan langsung Caleg yang haus mengeluarkan biaya besar (Versi Primus : 500 Juta) dan kepingin kepilih (kalau gak bisa gila) terus bisa dapet uang dari buat undang-undang dan korupsi, tentunya Anggota legislatif yang baik tidak seperti ini..

 Kalo saya Presiden dan melihat kekisruhan ini, yah hitung-hitung mekanisme Punishment akan saya beri SP 1 (Surat Peringatan 1)..kayak di perusahaan aja, tapi bisa gak ya Gubernur atau Ketua KPU di SP. Saya jadi pingin kerja di KPU atau ikutan ngelancarin Pemilu secara langsung bergabung dalam penyelenggaranya, pasti susah. Cuman asyik…

Pemilu 2004 aja ga kisruh gini, padahal pimpinan Negara nya secara image kalah jauh dengan pimpinan sekarang, apa karena pimpinan 2004 dulu gak suka tebar pesona yah?

 Saya tetap menyoroti manajemen logistik serta pencacahan peserta, mungkin masih ada sedikit waktu untuk membereskan pilpres. Gabungan tokoh-tokoh nasional juga hanya memberikan 3 keputusan, bukan memboikot..Cukup ksatria mereka, meskipun mungkin karena sudah keluar uang juga dan tidak mungkin mengulan Pemilu. Tapi saya apresiasi Gabungan tokoh ini, bukan sibuk saling kunjung tengah malam, tetapi member keputusan yang solutif. Kalau bisa perwakilan setiap partai yang tidak puas ini turun membantu KPU, tinggal Tanya KPU apa yang mau dibantu, trus dibantuin.. Pendapat mentah banget ya? Soalnya KPU kayaknya non-partisan, namanya orang yang tahu dikit2 tapi kepingin nulis aja.

 

Blog http://mishbahulmunir.wordpress.com banyak mengupas pemilu dan mudah-mudahan cukup netral, jadi sering berkunjung kesana juga. Saya juga kepingin terus menuangkan apa yang di kepala saya tentang pemilu 2009, baik Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden. Bicara soal Presiden, saya hanya pingin beberapa syarat presiden :

  1. Berintegritas
  2. Mendukung perekonomian rakyat kecil pada sektor pertanian, nelayan, pedagang dan usaha kecil dengan kebijakan-kebijakannya.
  3. Tidak berambisi dan tidak sering tebar pesona.
  4. Detail dalam melihat hasil pekerjaan menterinya, tidak hanya laporan-laporan saja, member sanksi pada menteri yang melaporkan hal yang salah (menipu)
  5. Berani menghukum koruptor-koruptor.

 

Bicara gampang sih, tetapi ada gak Presiden seperti itu? Saya optimis.. Ada yang punya Calon lain..

2 thoughts on “Kisruhnya Pemilu Legislatif 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s