Selamat Untuk Partai


Tidak menyangka juga, partai Demokrat bisa memenangkan Pemilu 2009 ini, meski diterpa dengan dugaan berbagai kecurangan (DPT, Logistik Pemilu) tetap saja Demokrat melanggeng memenangi Pemilu berdasarkan Quick count dan Real Count sampai saat ini. Sungguh luar biasa juga, mungkin perjuangan para Caleg untuk door to door sangat heroik, apalagi mengutip pernyataan PKS bahwa kekalahan PKS di Jakarta bukan dikarenakan turunnya suara PKS tetapi lebih kepada beralihnya pendukung PDIP dan Golkar ke Demokrat. Kenapa bisa seperti itu? Mungkin konstituen sudah muak melihat partai lama dan menginginkan yang fresh. Jujur, sebenarnya saya salah satu yang tidak suka dengan Demokrat, melihat gaya kampanye yang menyerang Megawati (meski saya tidak suka juga dengan ‘jempet-jempet’ nya Mega) sangat membuat sakit hati dan berpura-pura baik, namun di balik itu semua memang harus diakui bahwa Demokrat berhasil meraih simpati publik.

 

Harapan?

Lalu apa harapan-harapan setelah pemilu legislatif ini? Yah, tidak muluk-muluk lah, mudah-mudahan pilpres bisa berlangsung aman. Dari sisi calon, banyak perbedaan dan kesamaan, pergantian pemimpin mungkin lebih baik kita (atau saya) dukung dengan pengembangan SDM saja. Satu langkah kecil, ya langkah kecil Pengembangan SDM. Seperti Habibie mengatakan bahwa kelemahan terbesar bangsa Indonesia adalah Sumber Daya Manusia.

Memastikan saya adalah SDM yang berkualitas, kemudian memastikan beberapa orang di sekitar saya menjadi SDM yang berkualitas merupakan hal kecil yang bisa dilakukan. Membangun Usaha Kecil Menengah (UKM), peternakan kecil serta memanfaatkan link untuk membantu petani di daerah. Bisa jadi langkah dalam 5 tahun ini.

agriculuture

Berapa banyak harapan digantungkan pada Pemilu Legislatif? Tidak begitu banyak, mudah-mudahan saja banyak kebijakan berpihak pada Nelayan, Petani, Peternak dan lainnya yang berada di Pedesaan dan memiliki struktur Ekonomi yang jelas dibandingkan Aliran dana Triliunan rupiah untuk subsidi Pengusaha-Pengusaha.

Jujur, Salut juga dengan konsep Ekonomi Prabowo, atau Pak Kwik Kian Gie, meski keduanya seperti tidak mendapat respon, hal itu menurut saya dikarenakan rakyat kita lebih suka hal yang praktis dan nyata. Tetapi bukan berarti sistem Pak Prabowo atau Pak Kwik tidka bisa diaplikasikan saat ini kan? Ibu Sri Mulyani, Pak Budiono (sepertinya duet UI-UGM??) apakah mementingkan penanam modal besar? Geliat sektor UKM sangat menarik ditunggu, karena dalam 10 tahun ke depan, jangan-jangan pemain sektor ini sudah melimpah ruah.

 

Demokrat, Go…

Yah pilPres di depan mata, Jembatan emas sudah merapatkan barisan, apakah Segitiga emas akan menyusul dengan merapatkan barisan? Atau Jembatan dan Segitiga angkat berubah komposisinya? Yang jelas Pak Wiranto dan Pak Prabowo tetap punya peluang, entah 2014 nanti. Pak Amien Rais? Dimana kah? Apakah tidak berniat turun gunung, peralihan suara PAN 7%-8% juga bagus loh, cuman pak ketua Umuma jangan merokok di depan kamera TV dong, kan kurang baik sebagai image pemimpin, lihatlah pemimpin kita yang penuh image, jika ada bencana langsung muncul depan kamera dan menelpon gubernur setempat untuk cepat menolong para korban, atau mendatangi tempat kejadian, namun selain image, tetap lah Pemimpin kita ini memang benar-benar menyediakan waktu untuk Rakyatnya.. Yah apapun itu Partai Demokrat sudah memenangkan pertandingan versi Quick Count dan Real Count sementara, Selamat dan Maju terus… Biar Caleg lain kejar pembayaran utang, mudah-mudahan tidak dengan caleg Demokrat (seperti Komar mungkin), bersahaja saja deh.. So, Go Demokrat..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s