Langsung ke isi

AS Roma 2010-2011


Fans Roma di seluruh dunia tentunya menyongsong datangnya musim 2010-2011 ini dengan penuh semangat. Transfer beberapa pemain baru membuat skuad AS Roma nampaknya sedikit lebih kompetitif ketimbang musim sebelumnya.

Faktor pelatih Ranieri yang membuat pencapaian bagus musim lalu juga menjadi faktor yang menumbuhkan optimisme. Setelah ketinggalan 6 angka di 2 pertandingan awal musim lalu, Ranieri berhasil membawa AS Roma terus menempel Inter Milan (bahkan bahasa keren nya scudetto di babak 1 pertandingan terakhir!!).

Transfer 2010

Kedatangan Adriano Leite Riberio bisa mengubah variasi serangan atau bahkan menambah ketajaman lini depan AS Roma yang musim lalu menyarangkan 68 gol di Serie A dan 88 gol di semua kompetisi (data dari situs berikut). Dari 88 gol yang dicetak 3 terbesar disumbangkan oleh Vucinic (18 gol), Totti (15 gol) dan De Rossi (9 gol), artinya ketiga pemain ini nyaris menyumbang 50% gol AS Roma. Kedatangan Adriano nampaknya bisa mendistribusikan “tanggung jawab” mencetak gol dan memecah perhatian lawan. Rasio Gol Adriano adalah 0,45 gol tiap pertandingan, dengan pencapaian terbaik (0,62 gol per pertandingan) saat memperkuat Parma. Fakta tersebut bisa membuat AS Roma memiliki “ketajaman” baru.

Transfer Fabio Simplicio bisa jadi merupakan “serep” yang bagus untuk De Rossi atau Pizzaro. Penampilan De Rossi musim lalu mencapai 45 kali (kedua terbanyak setelah John Arne Riise 46 kali), tentunya Fabio Simplicio bisa membuat “irit” tenaga DDR musim ini.

Statistik Klub 2009-2010

Kebobolan di menit akhir (menit 76-90) tercatat 10 kali dari 41 kali (hampir 25%) kebobolan di Serie A. Hal ini yang sering memupus hasil AS Roma. Tercatat gagal menang melawan Napoli dan Livorno dikarenakan gol di menit-menit akhir. Hal ini berkorelasi juga dengan kemenangan gol tipis (selisih 1) dengan jumlah 16 kali (dari total 24 kemenangan), gol tipis dalam strategi Ranieri sepertinya cukup bagi AS Roma.

Bulan Agustus dan Bulan Oktober merupakan waktu dimana AS Roma bermain kurang baik musim lalu. Jika Bulan Agustus adalah masa start yang kurang baik, maka perlu diwaspadai hasil buruk bulan Oktober yang dipengaruhi oleh keikutsertaan mereka di Liga Eropa musim lalu. 6 pertandingan bulan Oktober (4 serie A dan 2 liga Eropa) dilewati dengan 3 kekalahan di serie A (AC Milan 2-1, Livorno 0-1 dan Udinese 2-1) dan menang 2 kali (CSKA Sofia 2-0 dan Napoli 2-1) kemudian seri (Fulham 1-1). Meski dari 3 kekalahan tersebut 2 di antaranya adalah tandang, tetap saja rotasi skuad dan kedalaman cukup mempengaruhi penampilan AS Roma.

Bulan Oktober tahun 2010 ini AS Roma akan bermain di Liga Champion, dengan hanya menambah 2-3 pemain yang mampu bersaing di level tinggi maka pilihannya adalah pemain-pemain lain dari “cadangan” AS Roma harus lebih memberi dampak pada team. Siapa saja mereka? Ada beberapa yang bisa diharapkan bermain pada level tinggi untuk menjadi semacam pelapis atau supersub antara lain adalah : Jeremy Menez / Rodrigo Taddei, Simone Perotta / Matteo Brighi, Okaka, serta Baptista dan Andreolli jika tidak jadi dilego.

Pada lain sisi, AC Milan, Livorno dan Sampdoria tidak berhasil dikalahkan di pertandingan serie A musim lalu, berbeda dengan Udinese, Juventus, Genoa yang berhasil dikalahkan masing-masing sebanyak 1 kali.

Francesco Totti dengan hanya 27 kali (24 inti dan 3 subs) penampilan musim lalu menyumbang 15 gol dan 6 assist. melakukan 72 shots dengan 31 shots on goal. Memperlihatkan pentingnya Totti musim lalu. Ada lagi, 81 kali dilanggar juga masih menunjukkan permainan Totti masih berbahaya bagi lawan (tentunya ditambah dengan kemampuan “diving” dari El Purpone). David Pizzaro menyumbang 11 assist (di bawah nya Totti, De Rossi, Vucinic masing-masing 6 Assist) memmperlihatkan dominasi Pizzaro di lini tengah untuk mengkreasikan peluang bagi gol yang tercipta.

Sayap atau Tengah ??

Maksudnya adalah Formasi dengan menggunakan sayap (misal 4-2-3-1) , atau terkonsentrasi di tengah (4-3-1-2)? Cukup sulit menjawabnya. Musim lalu meletakkan Vucinic / Totti di depan dengan didukung 3 gelandang serang (2 sayap) seperti Vucinic/Menez, Taddei, Perrota, sepertinya cukup memberi hasil baik di serie A. Kedatangan King Adriano sendiri membuat kemungkinan pergeseran Formasi. Saya sendiri ingin melihat memilih 4-3-2-1 dengan 2 pemain sayap Vucinic-Menez/ Taddei di belakand striker. Tetapi siapa yang menjadi striker tunggal?  Totti / Adriano? atau 4-3-2-1 dengan 2 penyerang lubang Totti/Menez, Vucinic/Taddei. Pemain tengah (MC/DMC) sendiri sepertinya dibutuhkan 3 pemain untuk lebih mengantisipasi kelemahan-kelemahan bek sayap atau bek tengah AS Roma.

Menarik masih menunggu beberapa hal yang masih mungkin terjadi sebelum dimulainya Musim 2010-2011.

lupo è il mio campione!!!

Video Adriano

Video Simplicio


2 Komentar
  1. roma is comeback . . .

  2. imambaehaqi permalink

    pokoknya susah deh ngalahkan roma, kecuali sama elvi sukaesih….. bravo roma

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 47 pengikut lainnya.