Pro Rakyat (1), A’a Burjo yang bersemangat

Foto331 A’a burjo…ketika ditanya akan memilih siapa saat Pemilu Presiden nanti dia menjawab masih belum tahu, akan pikir-pikir dulu katanya…Rakyat, di saat semua capres berbicara soal rakyat, siapakah yang mereka masuk dengan rakyat?dan dimanakah posisi A’a burjo ini? Sebagai pedagang burjo (bubur kacang hijau) dimana barang yang dijual A’a adalah Indomie, Burjo, Kopi, Teh, Minuman berenergi dan beberapa barang konsumsi lain, ternyata penghasilan A’a ini cukup lumayan. Menurut pengakuannya satu hari omzet bersihnya bisa mencapai 300-500 ribu, dengan margin tinggi maka penghasilan bersih nya adalah 100-250 ribu per hari. Belum lagi dihitung ternyata A’a burjo ini memiliki 3 warung burjo dengan menggaji orang sebesar 500-1 juta per bulannya. Wirausaha kecil ini menghidupi juga saudara-saudaranya yang ada di kampung.. Baca entri selengkapnya »

Serangan Cawapres No 1 ke Cawapres no 2 (Debat Bakal Seru)

Serangan Cawapres No 1 ke Cawapres no 2 yang saya kutip dari okezone berikut cukup menggelitik perasaan. Apakah seluruh statement seperti ini akan keluar di depat cawapres?sehingga event debat cawapres nanti lebih menggigit dan mengarah ke diferensiasi tiap calon? Berikut kutipannya… Baca entri selengkapnya »

Kritikan Romailprincipe pada blog JK

Membaca blog JK, cukup unik juga karena admin nya menulis JK menunggu kritikan, sampai saat ini sudah 143 komen..saya coba kritik, tapi saya cek ternyat agak masuk-masuk..dari pada mubazir, saya posting aja di blog sendiri. Mudah2an status awaiting moderation nya bisa segera di approve oleh admin..seru juga membaca kritik2 di blog JK tersebut..mudah-mudahan JK bisa membacanya satu per satu..hehe, mungkin gak Ya? Baca entri selengkapnya »

5 Bentuk Kepemimpinan Non Teknis Versi Romailprincipe…!

Aspek Non Teknis, merupakan hal yang sangat sering terlupakan oleh saya ketika berada dalam garis depan sebuah sistem (atau organisasi). Ketika kepala disibukkan hal-hal teknis yang mendetail dan mendalam, sering sekali banyak hal terlewatkan dan sulit meraih hasil optimum dari kegiatan yang saya organize.. Pengalaman menunjukkan ketika saya melewatkan sebagian waktu memimpin dengan faktor non teknis (semasa di kampus) hasil yang diraih sangat optimal sebaliknya saat merepotkan diri dengan hal-hal teknis maka saya kehilangan banyak hal. Atas dasar itu saya sering memikir-mikirkan hal-hal seputar kepemimpinan non teknis yang bisa meraih hasil baik secara keseluruhan… Baca entri selengkapnya »

Penerapan Lean Manufacturing pada Aktifitas Pergudangan

Lean adalah suatu upaya terus menerus untuk menghilangkan pemborosan dan meningkatkan nilai tambah produk agar memberikan nilai kepada pelanggan. Pada fakta di lapangan konsep lean akan tergambar pada rasio-rasio antara nilai tambah dibandingkan pemborosan. Di Indonesia rasio nilai tambah dengan pemborosan masih sekitar 10% dan baru masuk ke tahapan lean jika rasio telah mencapai 30%. Begitulah pembukaan paragraph pendekatan lean pada buku “Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industries”. Baca entri selengkapnya »

Mari voting untuk kebijakan BHP Mega-Pro

Dalam setiap kesempatan kampanye, isu mengenai BHP sering diangkat oleh tim Megawati dan Prabowo. Saya sendiri sempat mencicipi BHMN dan merasakan bahwa Biaya Operasional Pendidikan mencekik leher dan membuat banyak mahasiswa kesulitan setiap kali akan membayar SPP + BOP di awal semester..

Hasilnya terlihat, kampus negeri yang dahulu dikatakan adalah kampus rakyat, berdiri tegak dan kokoh. Meskipun isunya biayanya adalah hutang dari Jepang. Saat ini UU BHP banyak ditentang karena dianggap sebagai usaha komersialisasi pendidikan. Ketika PTN statusnya diubah menjadi BHMN pada tahun 2002 paling tidak ada beberapa hal yang saya amati :

  1. Mahasiswa angkatan 2001 dan 2002 berbeda tingkat perekonomiannya, 2002 lebih cenderung berada di atas. begitupun 2003, 2004 dst. Semakin ke bawah terlihat bahwa mahasiswa yang masuk adalah mahasiswa yang memiliki uang.
  2. Seminar yang sering diadakan di kampus dan berbiaya puluhan juta sangat jarang menyentuh kebutuhan rakyat kecil atau menengah ke bawah.
  3. Gairah mahasiswa untuk memperjuangkan rakyat sudah menipis, faktanya mahasiswa jauh lebih hedonis, Meskipun dirinya ketua BEM, tetap tidak menjamin visi nya untuk rakyat.

Dari beberapa pengamatan selama menjadi mahasiswa, maka dikhawatirkan bahwa otonomi kampus dalam bentuk BHMN dan saat ini bermetamorfosis menjadi UU BHP adalah sebuah aktifitas sistemik dari globalisme, sehingga pendidikan diserahkan ke dalam mekanisme pasar. Salah satu Capres dan Cawapres saat ini berjanji akan menghapus UU BHP, meskipun secara fakta DPR dikuasai incumbent..

Seberapa jauh (jika terpilih), mereka mampu mewujudkan penghapusan UU BHP dan menyelamatkan liberalisme pendidikan? Meri voting..

 

SBY merasa Dikeroyok..(What??)

Rakyat Merdeka Sabtu 13 Juni 2009,

“Tidak Baik Saling Hantam Di Depan Rakyat” 

SBY mengaku banyak mendapat telepon dan SMS. Isinya mem per­tanyakan, kenapa tidak melawan ketika di keroyok. 

“Curhat” SBY disampaikannya saat mengawali kampanye terbuka Pil­pres 2009, di GOR Ken Arok, Ko ta Malang, Jawa Timur, kemarin. 

“Saya menjawab SMS dan telepon itu: tidak udah cemas, meskipun di­ke royok, ada Allah, …

 

Orasi SBY dalam Membangun Pemerintah Bersih Untuk Rakyat pada kampanye di GOR Ken Arok Malang tersebut kembali mengingatkan rakyat pada waktu-waktu lalu, dimana kondisi dizalimi merupakan kunci utama untuk menaikkan popularitas. Dalam menempatkan diri dizalimi yang diduga bersumber pada peristiwa monolog Butet pada deklarasi Pemilu Damai. SBY menempatkan diri untuk menempatkan diri pada keroyokan-keroyokan yang dilakukan pihak lain. Benar saja, ketika melakukan orasi saja teriakan “huuuu…..” sudah membahana, terlebih ketika SBY mengapresiasi kinerja KPU yang menurutnya harus disyukuri karena Pileg 2009 telah berjalan aman, dia lupa membahas carut marut DPT saat itu. Mungkin orasi itu adalah counter dari statemen beberapa menit sebelumnya dari Megawati yang mengkritik keras KPU karena molornya jadwal Deklarasi Damai Pilpres.

Keroyokan macam apa sih yang sebenarnya dirasakan? Mana bukti SMS dan Telepon yang menganjurkan bapak melawan keroyokan?  Jika bertemu dengan SBY saya sangat ingin menanyakan hal itu. SBY dan Boediono dalam orasi politiknya penuh mengajak untuk berkompetisi secara sehat, tetapi sehari kemudian counter politik dari partai Demokrat mengenai monolog Butet sudah terkesan menuduh dan menempatkan capres atau cawapres lain dalam kondisi memesan Butet. Apakah benar Butet dipesan?

Dalam setiap statemen dan seluruh kegiatan sungguh menempatkan merasa dizalimi sangat efektif meningkatkan popularitas, apakah akan banyak yang memilih SBY Boediono karena merasa dikeroyok dan dizalimi…?

Semangkuk (kesulitan) gairah sikap positif

otak2Banyak yang telah memahami, membaca dan mempraktekkan tentang sikap positif, terutama dampaknya di aktifitas sehari-hari. Sejuta, bahkan setrilyun kesulitan menjadi efek dalam mempraktekkannya, tetapi Eloy Zalukhu, seorang motivator Teosentris dan penulis buku “A Cup of Motivation” beropini bahwa dasar dari sikap positif adalah hati yang bersih. Ada apa dengan hati yang bersih? Salah satu statement terkenal yang pernah saya baca adalah “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan ,sebab dari sanalah terpancar kehidupan”. Statement tadi selaras dengan pemikiran pak Eloy Zalukhu, sumber dari sikap positif adalah hati yang bersih, menjaga hati yang bersih akan menolong mempraktekkan sikap positif.

Sikap versi American Heritage Dictionary adalah cara berpikir atau merasakan dalam kaitannya dengan sejumlah persoalan. Eloy Zalukhu juga menceritakan ulang mengenai suatu kisah sbb : Baca entri selengkapnya »

7 Hal Menggairahkan Ketika Naik Busway Blok M – Kota

Busway memang menjadi salah satu alat Mass Rapid Trasnportation yang dibutuhkan kota Jakarta tercinta ini. Kebetulan saya salah seorang langganan koridor 1 (Blok M – Kota), dan selama ini mengamati beberapa hal menggairahkan yang terjadi. Hal menggairahkan yang mungkin saja subjektif  karena pengalaman pribadi.

Baca entri selengkapnya »

Ekonomi Kerakyatan Versi Romailprincipe

Ekonomi Kerakyatan Versi Romailprincipe….(dari berbagai sumber)

Menarik mengupas Ekonomi Kerakyatan lebih dalam dan mendarat, meskipun setelah dilihat2 judul ini memang kurang komersil, tapi tak apa, mencoba mengupas dari sisi penulis ini dengan berbagai sumber. Pengertian Ekonomi Kerakyatan Ekonomi Kerakyatan adalah sistem ekonomi yang menekankankan pada dimensi keadilan dalam penguasaan sumberdaya ekonomi, proses produksi dan konsumsi. Dalam ekonomi kerakyatan ini kemakmuran rakyat lebih diutamakan daripada kemakmuran orang per orang (www.satudunia.com). UGM sendiri merubah nama Pusat Studi Pancasila menjadi Pusat Studi Ekonomi pada tahun 2006, pusat studi ini mengupas secara teoritis aspek Ekonomi kerakyatan. Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dalam situsnya menyatakan

  Baca entri selengkapnya »