Logistik yang dipandang (tidak) Penting

Logistik, satu kata yang menarik.

Pengertiannya dari Yahoo Answer menjelaskan logistik sbb :

“Logistik merupakan seni dan ilmu mengatur dan mengkontrol arus barang, energi, informasi, dan sumber daya lainnya, seperti produk, jasa, dan manusia, dari sumber produksi ke pasar. Manufaktur dan marketing akan sulit dilakukan tanpa dukungan logistik. Logistik juga mencakup integrasi informasi, transportasi, inventori, pergudangan, dan pemaketan. berhubungan erat dengan pergudangan atau Warehouse, berfungsi menyimpan barang untuk produksi atau hasil produksi dalam jumlah dan rentang waktu tertentu yang kemudian didistribusikan ke lokasi yang dituju berdasarkan permintaan. Kendala yang dihadapi dalam pengelolaan warehouse adalah akurasi pergerakan barang dan menghitung rentang waktu barang disimpan. Dibutuhkan kontrol aktivitas pergerakan barang dan dokumen untuk meningkatkan efisiensi penggunaan warehouse agar jumlah dan rentang waktu barang disimpan dalam nilai minimum atau sesuai perencanaan”

Baca entri selengkapnya »

Pemilu dan Kesehatan….(Asuransi Kesehatan dong…)

Setiap pemilu selalu saja ada salah satu jurkam or caleg yang berkampanye beberapa hal sbb :

  1. Pengobatan murah or gratis
  2. Menyediakan fasilitas kesehatan
  3. Obat Murah
  4. dll, dsb…

Saya saat ini sedang merawat orang tua saya yang terkena stroke, lumpuh bagian kanan tubuhnya, kebetulan pensiunan PNS (mungkin golongan 4) dengan masa bakti lebih dari 30 tahun, dan jika PNS pensiun masih ngedumel masalah fasilitas kesehatan maka tentunya dapat dipastikan apa yang telah ayah saya baktikan pada negara ini tidak dibarengi dengan Korupsi, karena jika gemar korupsi maka masalah keuangan tentunya tidak menjadi masalah… Baca entri selengkapnya »

MT = Management Trainee

1 tahun lebih berposisi MT banyak hal yang bisa saya pelajari, salah satu diantaranya adalah Teori VS Kenyataan di lapangan.. Betapa sulitnya teori diaplikasikan, betapa sulitnya hitung2an di atas kertas menjadi realisasi dengan akurat, betapa sulitnya menerapkan keinginan level Top or Middle  Management ke lapangan.. Baca entri selengkapnya »